O my slave come back to your lord | Wahai hamba-Ku, kembalilah kepada Tuhanmu
Sebuah Nasehat

O my slave come back to your lord | Wahai hamba-Ku, kembalilah kepada Tuhanmu

In the name of Allah, the All-Merciful, the Most Merciful.

kembali kepada allah

“Wahai hamba-Ku kembalilah kepada-Ku”

Pada masanya kita akan terharu #bahagia ketika mengetahui kasih sayang-Nya. Ini bukan sekedar imajinasi dari sebuah cerita-cerita khayalan yang dibuat orang-orang tentang Tuhan. Bahkan ini kisah yang tercatat rapih dalam balutan tinta emas.

Bagaimana kita akan merasa bahwa Allah sangatlah ramah dan penyayang kepada hamba-Nya. Kita akan sadar bahwa kita sangatlah lemah dan setiap saat kita butuh kasih sayang-Nya.

Kalau bukan dari kasih sayang-Nya, lalu dari siapa lagi kita meminta kasih sayang?

Bukankah Dia adalah yang menjaga jantung kita untuk tetap berdenyut? Kalaulah jantung ini berhenti, lalu apa yang akan terjadi pada diri kita? Pada skala yang tinggi, Allah menciptakan setiap sel pada tubuh kita, LIHATLAH? Tidak ada yang cacat, tidak ada yang salah. Semuanya tertata rapih dan indah.

“We forget about the power of Allah. We forget about presence of Allah. We forget that we came from a clot. And we were nothing.”

Kalau bukan dari kasih sayang-Nya, lalu dari siapa lagi kita meminta kasih sayang? Dari mereka yang sengaja membuang kita? Atau dari mereka menelantarkan kehidupan kita?

Dalam keadaan kita begelimang dosa yang kita tidak bisa menghitungnya Allah tetap mengatakan, “Kembalilah kepada-Ku, sesungguhnya Aku mengampuni semua dosa.” Bahkan ketika Fir’aun mengaku dirinya Tuhan, Allah tetap memberikan kesempatan kepadanya untuk bertaubat. Kita tidak tahu ada yang melebihi dosanya Fir’aun di muka bumi ini, tapi lihatlah Allah tetap menunjukkan kasih sayang-Nya yang luar biasa.

Sampai kepada seorang yang mengaku dirinya tuhan? Sampai kepada seorang yang membantai kaum lemah? Sampai kepada seorang yang membunuh setiap bayi laki-laki yang baru lahir? Berapa ratus dan berapa jiwa yang menderita akibat kekejaman fir’aun. Lihatlah, Allah tetap memberikannya kesempatan untuk bertaubat. Subhanallah.

Rasulullah saw bersabda:

Allah berfirman: ”Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya kamu membuat kesalahan pada waktu malam dan siang, dan Aku mengampuni dosa-dosa semuanya, maka memohon ampunlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu. (Hadist Shohih riwayat Muslim, no : 2577)

Brothers and sisters in Islam. Kita mempunyai banyak masalah yang membuat hidup kita hancur. Dan kita melupakan Allah, kita melupakan kewajiban kita. Dan itu yang membuat hati kita gelap, itu yang membuat hidup kita tak tentu arah.

“O my slave come back to your lord ! O my slave. This is a reminder for you that I want to bring you back to me.”

Rosulullah saw juga bersabda : Allah berfirman : ”Wahai anak adam, walaupun dosa kamu mencapai setinggi langit , kemudian kamu beristighfar memohon ampun kepada –Ku, maka niscaya Aku ampuni kamu, dan Aku tidak peduli.” (Hadist Shohih Riwayat Tirmidzi no : 2540 dan Ahmad : 5/ 172)

Disini kita lihat bagaimana Allah mencurahkan rasa cintanya dan rahmatnya kepada hambanya? Memang tidak aneh kalau seorang budak mencari-cari untuk dicintai oleh tuannya, tapi yang aneh justru tuannya yang mecari-cari perhatian untuk dicintai oleh budaknya, padahal dia tidak perlu dengan cintanya itu.

Yang berbuat demikian itu hanyalah Allah SWT.

“You’re not servant of ‘Al- Laa or Al-Uzaa. You’re not servant of money or beauty or power or position. You’re the slave of Allah. Allah has chosen you from amongst billions human being. Allah chose you and blessed you with Islam.”

“Anda bukan hamba dari Al-Laa, atau Al-Uzaa. Anda bukan hamba uang, kecantikan, kekuasaan, atau jabatan. Anda adalah hamba Allah. Allah telah memilih anda dari jutaan manusia yang ada. Allah memilihmu dan memberkahimu dengan Islam”

Allah maha penyayang, baik, pengampun

Maka bersyukurlah anda dalam Islam, anda berada di jalan yang benar dan lurus. This is the straight path.

Sadarilah bahwa agama Islam mudah; semuanya pasti bisa menjalaninya atas izin-Nya. “Allah menghendaki kemudahan, dan tidak menyukai kesulitan” (2:185)

Meski begitu jangan sampai mempermainkan agama ini;

“Sesungguhnya yang menghina agama ini adalah seperti seseorang yang meludahi langit, lalu apa yang akan kembali padanya selain air liurnya sendiri”

Wahai yang sedang bersedih, ingatlah bahwa Allah akan memberikan kebaikan dari kesedihan itu.

“Surely we shall test each and every single one of you with a loss of wealth, with a loss of life, with a loss of profit and trade. So give glad tidings; to those who are patient.” (QS. 2:155)

Kita memohon kepada Allah untuk ditempatkan pada jalan yang lurus dan mencapai derajat orang sholeh sehingga bisa menapaki jejak mereka dalam kebaikan. Aamiin.

Ditulis oleh: Angga Rizuana
On Wednesday, April 15 2015

In Bandung, West Java

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s