Footsteps in paradise | Langkah kaki di surga
The Inspirations

Footsteps in paradise | Langkah kaki di surga

In the name of Allah, the All-Merciful, the Most Merciful.

cropped-angga1.jpg

Langkah kaki di surga

Ada sahabat-sahabat Nabi Muhammad SAW yang mengalami #kesulitan dan #kesukaran. Mereka mungkin bukanlah orang yang paling pintar pada masanya, bukan juga orang berpengetahuan. Mereka tidak mempunyai banyak kemewahan dan harta berlimpah. Tapi satu hal yang mereka miliki adalah hubungan yang erat dengan Allah swt.

Salah satu sahabat Nabi yang terkenal adalah Bilal bin Rabbah ra, ia dikenal setelah masuknya ia ke dalam barisan kaum muslim pada awal permulaan islam. Bilal ra. bukanlah orang yang berkedudukan tinggi dan terhormat di hadapan masyarakat pada zamannya.

Meski begitu dia terkenal dengan hubungan yang erat dengan Allah swt

Bilal ra. adalah mantan budak dari seorang kafir. Dia mempunyai ciri khas utama ketika kita membaca risalahnya, dia berkulit hitam legam sehingga tidak heran jika dia sering dihina dan direndahkan oleh orang-orang disekitarnya, terutama oleh kaum kafir.

Meski begitu, hatinya tidak sehitam kulitnya. Hatinya bersih dari noda dan dosa.

Salah satu yang paling istimewa adalah kesabarannya, beliau pernah diseret dengan posisi telungkup dan tangan diikat menggunakan tali lalu diikatkan ke kuda kaum kafir karena dia bersahadat bahwa

“Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad saw adalah hamba dan utusan-Nya.”

Beliau diseret berkali-kali di tengah panasnya gurun Arab. Betapa kejam dan bengis perlakuan kaum kafir kepadanya, tapi hal itu tidak membuat hatinya berpaling dari Islam. Hatinya kokoh di atas Islam, sehingga Allah menolongnya melalui perantaraan Abu Bakar ra. Berkat perantaraan Abu Bakar ra. Bilal ra. dimerdekakan, dan diselamatkan dari kekejaman kaum kafir.

Dan sekarang, legenda mereka tetap hidup.

Tidak disangkal lagi bahwa konsekuensi dari hubungan yang kuat dengan Allah adalah ketika Rasulullah saw dalam perjalanan Isra’ wal Mi’raj, perjalanan dalam semalam ke Yerussalem dan naik ke langit. Ketika beliau berkelana di surga, beliau mendengar suara langkah kaki. Dan dia bertanya kepada Jibril as, “Suara apakah yang aku dengar ini?” Lalu Jibril menjawab; “Itu adalah suara langkah kaki bilal bin Rabbah ra.”

Bilal ra. begitu dicintai oleh Allah swt sampai-sampai ketika beliau berjalan di muka bumi, langkah kakinya bergema di langit. Itulah konsekuensi dari kerohanian. Itulah kehormatan dari tingkat kerohanian yang tinggi. Ini hal yang tidak bisa dikompromikan oleh siapapun. Semuanya berjalan lurus dengan tingkat kerohanian kita kepada Allah. Subhanallah.

Apa yang membuat beliau istimewa sehingga Allah memberikan kabar gembira bahwa dia termasuk ahli surga?

Apa yang membuat beliau istimewa sampai langkah kakinya sudah terdengar di surga sementara tubuhnya masih berada di bumi?

Ini bagian pertama yang harus kita singkap. Kita menginginkan kebaikan diri kita? Benar.

Kita mempunyai harapan untuk mengikuti jejak para sahabat yang sholeh seperti Bilal ra? Benar.

Jawaban utamanya hanya satu;

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu. Bahwasannya Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam pernah bertanya kepada Bilal selepas shalat Shubuh:

“Ceritakan kepadaku satu amalan yang paling engkau andalkan dalam Islam, karena dalam suatu malam aku pernah mendengar suara terompahmu berada di pintu surga”, Bilal berkata : “Setiap aku berwudhu, kapan pun itu, baik siang maupun malam, aku selalu melakukan shalat dengan wudhu tersebut” (HR. Al Bukhari)

Konsisten adalah poin plus dari shalat sunnah setelah wudhu bilal. Amalannya mungkin tidak besar secara kuantitas pahalanya, namun ia melakukannya secara konsisten, dan justru amalan kecil yang dilakukan konsisten lah yang paling diandalkan untuk membuat seorang Bilal masuk surga.

Maka, Maha Suci Allah yang telah meninggikan seorang Bilal bin Rabah.

Ditulis oleh: Angga Rizuana
On Wednesday, April 15 2015

In Bandung, West Java

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s