Formis, Sekolah Garut, SMAN 7 GARUT

Sekilas Tentang Formis

Salah satu fungsi organisasi adalah merangkul setiap individu menjadi satu kesatuan utuh yang selanjutnya disebut kelompok. Kemana arah kelompok itu berlayar, dan kemana arah kelompok itu berlabuh merupakan tugas organisasi yang diwujudkan dalam setiap keputusan.

Organisasi atau yang lebih dikenal kelompok memberikan pengaruh yang sangat signifikan bagi orang yang mengikuti dan menjadi bagian dari keanggotaan dan persahabatan tersebut. Bagaimana ini bisa terjadi?? Jawabannya adalah bahwasanya manusia bisa mempengaruhi dan bisa terpengaruh, sebagai contoh; seseorang yang ikut dalam organisasi keagamaan maka ia akan menjadi manusia yang mengerti dan berilmu tentang agama. Begitupun sebaliknya.

Jika kita membuka lembaran hadits yang berkaitan dengan kelompok dan persahabatan maka kita akan menemukan hadits yang sampaikan oleh Rasulullah:

“Bersahabat dengan orang yang soleh dan dengan orang yang jahat persis seperti berkawan dengan pengedar minyak wangi dan tukang besi (yang menghembus bara api). Pengedar minyak wangi sama ada ia memberi anda sebahagian atau anda membeli bau-bauan daripadanya atau sekurang-kurangnya anda mendapat juga baunya. Manakala tukang besi pula sama ada ia menyebabkan baju anda terbakar atau anda mendapat bau yang hapak.” (Riwayat Abu Daud)

Itu menjadi mukodimah yang berkaitan dengan artikel kali ini, yaitu “Sekilas tentang Formis”. Apa itu FORMIS?? Organisasi apa?? Apa tujuannya??

Nah. Pertanyaan itu akan saya jawab dalam artikel ini. Na’am tidak perlu lama-lama yaa, singkat saja. 😀

Mungkin siapapun yang pernah menjadi alumni SMAN 7 GARUT pasti tidak aneh lagi jika mendengar kata “FORMIS”. 🙂

Yaa. Berhubung saya adalah salah satu alumni yang pernah menjadi anggota FORMIS, Maka saya membuat artikel ini menurut sepengetahuan saya tentang formis, yaa setidaknya memberikan informasi apa yang sudah saya dapet di formis. 😉

FORMIS merupakan singkatan dari Forum Remaja Islam, organisasi ini berdiri 14 tahun yang lalu, yaitu tepatnya pada tanggal 12 Januari 2001. Menjadi satu-satunya organisasi yang memegang prinsip fastabiqulkhoirot yaitu *berlomba-lomba dalam kebaikan*, tidak heran jika organisasi atau eksktrakurikuler ini memegang peranan penting dalam membangun karakter penerus bangsa yang berakhlak dan berilmu.

3B yaitu Belajar, Berjuang, dan Berkarya menjadi motto yang tidak mungkin terlupakan oleh para alumni yang pernah menjadi bagian dari keanggotaan formis. Bukan sekedar yel yel atau fanatisme tertentu, tapi ini adalah sebuah motor penggerak yang mampu melejitkan semangat menuntut ilmu. Note; *tapi ini bukan ritual ya* hanya sekedar motto saja.

Coba perhatikan tiap bagian dari 3B tersebut.

😉 Belajar

Kata belajar selalu identik dengan mencari, dan berusaha menemukan kebenaran dalam kaitan luasnya menuntut ilmu. Perhatikan Hadits di bawah ini:

”Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah akan memudahkannya jalan menuju surga”. (HR. Turmudzi)

Siapa yang tidak menginginkan surga?? Saya yakin semua orang pasti ingin masuk surga meskipun dia terus menerus melakukan perbuatan dosa. Namun begitulah manusia, seakan telah dibodohi oleh hawa nafsunya sendiri.

Menuntut ilmu yang utama adalah menuntut ilmu Allah (Islam). Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah;

”Sebaik-baik kamu adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya”. (HR. Bukhari)

😉 Berjuang

Berjuang di jalan jihad adalah makna yang sebenarnya, bukan memperjuangkan keduniawian dan jabatan belaka. Berjihad yang dimnaksud adalah melawan hawa nafsu, melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya serta berusaha mengajarkannya kepada umat manusia.

Tidak ada amalan yang keutamaannya menyamai amalan jihad. Melakukan amalan jihad adalah seperti berpuasa terus-menerus dan mengerjakan shalat malam.

Rasulullah bersabda ketika beliau ditanya oleh seseorang,

“Tunjukkanlah aku amalan yang menyamai (amalan) jihad.” Beliau menjawab, “Aku tidak mendapatinya.” Kemudian beliau balik bertanya, “Apakah kamu mampu apabila orang yang berjihad itu keluar (berjihad), kamu masuk masjid lalu kamu mengerjakan shalat terus menerus tidak berhenti dan kamu berpuasa terus menerus tidak berbuka?” Orang itu menjawab, “Siapakah yang mampu untuk melakukan hal tersebut?” (H.R. An- Nasa’i: 15, kitab Al-Jihad, dan Al-Bukhari: 4/18)

Lebih dari itu, jihad juga mempunyai keutamaan yang lain, seperti;

“Tidaklah kedua kaki seorang hamba yang berdebu (karena berjihad) di jalan Allah tersentuh api neraka ” (H.R Bukhari: 4/25)

Subhanallah. Apakah kita tidak ada keinginan untuk berjihad?? Na’am ya akhi/ukhti keistimewaan berjihad itu tidak mungkin kita dapatkan jika kita tidak mempunyai keinginan dan keimanan yang membaja. Maka rapatkan barisan kalian, tetap istiqamah. Jangan pernah mundur !!

Bersambung…

😉 Posted by; Angga Rizuana

Baca juga:

  1. Sekilas tentang FORMIS
  2. Mars formis dan Janji Formis
  3. Arti Lambang formis
Iklan

2 thoughts on “Sekilas Tentang Formis”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s